Konsultasi tanggung jawab sosial dan keberlanjutan
AB Consulting menyediakan konsultasi tanggung jawab sosial dan mendampingi keputusan pimpinan untuk menghubungkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dengan strategi serta praktik perusahaan. Layanan tanggung jawab sosial perusahaan dan pembangunan berkelanjutan membantu menetapkan prioritas, tanggung jawab, dan indikator yang berkaitan dengan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola sesuai konteks masing-masing organisasi.
Pendekatan kami melalui lima arah strategis

1. Mengintegrasikan
Mengintegrasikan tanggung jawab lingkungan ke dalam pemasaran, keputusan strategis, dan pengembangan inovasi.
2. Menetapkan prioritas
Menilai penggunaan dokumen digital dan kertas berdasarkan kebutuhan, masa penyimpanan, serta dampak media yang digunakan.
3. Mengurangi dari sumbernya
Mengurangi limbah dan meninjau kebutuhan perjalanan, konferensi video, serta pilihan transportasi sesuai kondisi operasional tim.
4. Mengembangkan praktik
Menata pemilahan, penggunaan kembali, dan pemantauan konsumsi energi serta air dengan penanggung jawab yang jelas.
5. Berkontribusi
Mengevaluasi inisiatif lingkungan yang relevan serta menetapkan kriteria pemilihan, anggaran, dan pemantauannya.
Visi tata kelola yang berkelanjutan
Melibatkan pemangku kepentingan dalam peralihan menuju model bisnis yang lebih berkelanjutan.
Mendampingi perubahan organisasi dengan membekali tim dengan arah, tanggung jawab, dan sarana untuk bertindak bersama para pemangku kepentingan.
Menghubungkan komitmen dengan praktik dan hasil
1. Menentukan lingkup
Memperjelas tujuan, isu prioritas, dan tanggung jawab dalam program keberlanjutan.
2. Memilih kerangka acuan
Menelaah standar pelaporan Global Reporting Initiative, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan kebutuhan pemangku kepentingan sesuai lingkup yang ditetapkan.
3. Memperbaiki praktik
Menganalisis dampak lingkungan, pilihan energi terbarukan, dan pengelolaan limbah sebelum menentukan urutan tindakan.
4. Memperkuat tata kelola
Memperjelas transparansi keputusan, pertanggungjawaban, serta praktik keberagaman, inklusi, dan ketenagakerjaan yang adil.
5. Memetakan kewajiban
Mengidentifikasi kewajiban yang berlaku berdasarkan negara, kegiatan, dan lingkup perusahaan bersama tenaga ahli yang sesuai.
6. Memantau hasil
Menetapkan indikator, sumber data, dan metode pengungkapan yang konsisten dengan lingkup pelaporan yang dipilih.
Lingkup konsultasi tanggung jawab sosial perusahaan
Model operasional dan lingkungan
Menilai perubahan model operasional yang berpotensi mengurangi dampak lingkungan dengan mempertimbangkan kesinambungan dan kinerja usaha.
Tanggung jawab sosial
Meninjau kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan kerja untuk menyusun rencana perbaikan bersama tim terkait.
Dialog dengan pemangku kepentingan
Menata komunikasi dengan pimpinan, karyawan, dan investor untuk memahami harapan serta mempersiapkan pelaksanaan.
Pelaporan dan peninjauan praktik
Menelaah praktik pemasok, mendokumentasikan temuan, dan menyiapkan bukti yang mendukung pelaporan serta evaluasi program.







